Sikap Hidup Bijaksana


.


sikap hidup bijaksana
Ada 10 Sikap Hidup Bijaksana, apa saja sikap hidup bijaksana itu?. Simak di bawah ini:
1. JANGAN KUATIR
Kekuatiran adalah penyebab aktivitas dan pikiran kita tak produktif. Berdoalah & minta pertolonganNYA diwaktu bimbang, agar kuatir kita dirubahNYA menjadi kekuatan.
2. HILANGKAN KETAKUTAN
Jangan biarkan ketakutan menghambat langkah kita. Sertakan TUHAN dalam setiap langkah & perbuatan kita, niscaya takkan ada rasa takut & kita akan dibuatnya berhasil.
3. JANGAN MENYIMPAN DENDAM
Dendam akan membawa kita kepada kehancuran!!. Berdamailah dengan siapapun.
4. SELESAIKAN SETIAP MASALAH SATU PER SATU
Hanya inilah cara menangani setiap persoalan,satu demi satu. Kalo diselesaikan dalam waktu bersamaan, akan menimbulkan masalah baru bahkan lebih rumit dari masalah sebelumnya!!
5. SEMUA MASALAH TAK PERLU DIBAWA TIDUR
Hal tersebut buruk dan sangat tidak sehat bagi kesehatan jasmani rohani kita. Biasakan tidur dgn nyaman!!. Serahkan semua masalah kita padaNYA, biarkan TUHAN yang memberi jalan keluarnya.
6. JANGAN MENCAMPURI MASALAH ATAU URUSAN ORANG LAIN
Ketahuilah…
setiap masalah pasti ada jalan keluar,
jangan merepotkan diri mencampurin urusan orang lain,
kecuali kalau mereka meminta bantuan,
baru kita bantu cari jalan keluar masalah tersebut.
7. JANGAN HIDUP DEGAN KENANGAN DI MASA LALU
Nikmati masa lalu sebagai kenangan,
namun jangan tergantung pada masa lalu.
Konsentrasilah hidupmu pada kejadian saat ini,
sebab perbuatan kita saat inilah,
yang menentukan masa depan kita!!
8.JADILAH PENDENGAR YANG BAIK
Hanya saat menjadi pendengar,
Kita mendapatkan dan belajar
ide-ide baru berbeda dari orang lain.
9. JANGAN BIARKAN FRUSTASI MERUSAK DAN MENGATUR HIDUPMU
Bangkitlah dari frustasi dan kegagalan !!
Jadikan frustasi dan kegagalan itu adalah awal yg baik untuk berhasil dan sukses dimasa mendatang.
10. HITUNG ANUGERAHNYA
Jangan pernah melupakan anugerah TUHAN yang kita terima sekecil apapun.
INGAT!!
“Berilah orang bijak nasihat, maka ia akan menjadi lebih bijak, ajarilah orang benar, maka pengetahuannya akan bertambah.”.

Bertindak Menggunakan Kesempatan


.


bertindak menggunakan kesempatan
Saya percaya bahwa kesempatan selalu datang mengetuk pintu kita. Tok, tok, tok! Itulah suara kesempatan sedang mengetuk pintu. Hal yang bagus, tentunya, namun Anda harus membuka pintu agar kesempatan dapat masuk. Percaya pada kesempatan adalah syarat utama, begitu juga dengan melihat kesempatan. Tetapi pada akhirnya, hal yang paling penting adalah bertindak ketika kesempatan itu muncul.
Itu kuncinya: Bertindak! Seorang optimistis tidak duduk berdiam diri dan berharap sesuatu akan terjadi. la bertindak.
Mari kita ambil contoh pada sebuah iklan baris di surat kabar. Ada banyak pekerjaan di mana-mana. Tetapi, tak satu pun perusahaan pemasang iklan lowongan akan tiba-tiba menelepon dan mengundang Anda untuk wawancara. Anda harus mengambil langkah pertama, bertindak. Pertama, Anda tentunya harus mengirim CV Anda entah lewat pos atau faks, atau mendatangi perusahaan bersangkutan untuk mengisi formulir aplikasi, atau menelepon mereka untuk meminta informasl lebih lanjut …. Pokoknya melakukan sesuatu. Namun, apa pun yang harus dikerjakan terlebih dahulu, hanya Anda—lah yang dapat melakukannya.
Hanya bila Anda bertindak dan mendekati kesempatanlah maka kesempatan itu mulai berpeluang untuk menjadi kenyataan. Jadi bertindakalah untuk menangkap kesempatan di depan Anda.

Kekuatan Impian


.


Kekuatan Impian

kekuatan impian
Impian adalah apa yang ingin diraih seseorang di masa depan. Hal itu merupakan sebuah gambaran besar visi, dan biasanya dapat dirangkum dalam beberapa kata atau sebuah kalimat pendek.
Saya ingin menulis novel
Saya ingin menjadi pemain bisbol profesional
Saya ingin menikah dan mempunyai dua omng anak
Saya ingin pergi ke Amerika
Segalanya berawal dari impian.
Tapi, apa yang menciptakan impian? Apa yang penting?
Berikut adalah unsur-unsur yang harus dimiliki semua impian bagus:
• Impian itu harus impian Anda. Pastikan contoh-c0nt0h Anda tidak berbunyi Ayahku ingin aku menjadi pemain bisbal profesional, atau suamiku ingin aku menikahi(nya) dan mempunyai dua anak. Anda dapat berbagi impian dengan orang lain dan mereka bisa membantu Anda mewujudkan impian itu. Namun, impian itu haruslah impian Anda sendiri.
• Impian itu harus penting bagi Anda. Impian yang lemah sama seperti api yang Iemah; keduanya memberikan panas yang lemah. Banyak orang berkata saya tidak tahu apakah ini yang benar-benar saya inginkan. Bagaimana saya bisa yakin? Anda pasti tahu bila impian Anda itu memang penting bagi Anda. Anda akan merasakannya dalam hati dan dalam diri Anda. Impian itu akan membuat Anda terjaga di malam hari dan memikirkannya. Anda mungkin merasa perlu menyingkirkannya untuk beberapa minggu, atau bahkan beberapa tahun, namun impian itu akan tetap ada dalam diri Anda. Impian yang penting tidak akan pernah mati.
• Anda harus menjaga impian itu tetap hidup, apa pun yang tarjadi.
Pada umumnya, impian adalah untuk jangka panjang. Ada yang untuk mewujudkan sebuah impian hampir sepuluh tahun. Apakah orang tersebut mempunyai keraguan selama itu? Ya. Adakah rintangan dalam langkahnya? Tentu. Tetapi, orang tersebut bertarung dengan keraguan dan rintangan tersebut sehingga dia tidak pernah kehilangan impiannya.
Apakah impian Anda? Apakah Anda memilikinya? Seharusnya begitu. Apabila Anda tidak mempunyai impian, bagaimana mungkin Anda dapat membuatnya menjadi kenyataan?
Kesempatan ada ada di mana-mana.
Namun, kesempatan itu tidak terlihat oleh orang
yang tidak tahu pasti apa yang mereka inginkan.

5 Jebakan yang Harus Dihindari


.


5 Jebakan Yang Harus diHindari dalam Menyusun Perencanaan – Menulis sebuah perencanaan bisnis yang bagus itu perlu, entah Anda memerlukan investor luar atau tidak. Proses penulisan perencanaan yang baik memaksa Anda menginvestasikan waktu dan tenaga yang cukup banyak untuk memikirkan bisnis Anda serta mengerjakan pekerjaan rumah Anda.
5 Jebakan Yang Harus diHindari dalam Menyusun Perencanaan
Ketika baru mulai menyusun perencanaan Anda, berhati—hatilah dengan sejumlah jebakan umum yang kerap dihadapi para entrepreneur baru, sbb.:
jebakan #1: Gagal Merencanakan Berarti Merencanakan Kegagalan
Perencanaan yang efektif adalah lebih dari sekadar menulis sasaran di atas secarik kertas. Perencanaan berarti bertanggung jawab secara pribadi untuk menyiapkan Anda dalam hal emosi dan praktis guna menjadi seorang pemilik bisnis. Asumsi yang tidak realistis dan perencanaan yang ditulis secara serampangan memberi kesan kurangnya persiapan kepada para investor.
jebakan #2: Persiapkan jalan Keluar Anda – Anda Ingin Sebuah Bisnis atau Sebuah Pekerjaan?
Banyak entrepreneur baru membentuk bisnis yang lebih merupakan pekerjaan mereka daripada memberikan kebebasan dan penghasilan pasif yang mereka impikan. Sebagai hasil dari perencanaan yang buruk, banyak bisnis baru yang menghasilkan sedikit uang atau bahkan tidak menghasilkan uang sama sekali, tetapi memerlukan usaha penuh dari si pemilik. jika mimpi Anda adalah untuk memperoleh baik kebebasan pribadi maupun finansial, berencanalah membangun bisnis yang jika sudah mencapai satu titik tertentu bisa berjalan sendiri dan menghasilkan uang berlebih. Ketahuilah bahwa sering kali dibutuhkan cucuran darah, keringat, dan air mata selama bertahun-tahun untuk mencapai titik itu.
jebakun #3: Banyuk Orang Baru Ingin “Melakukan dengan Cara Mereka Sendiri”
Dengan gagal mendidik diri sendiri mengenai dasar-dasar pengoperasian suatu bisnis, para entrepreneur baru gagal mengelilingi diri mereka dengan tim karyawan, penasihat, dan mentor yang dapat diandalkan. Mereka bukan pemain tim, melainkan pemain tunggal.
jebakan #4: Sebuah Perencanaan Bisnis yang Bagus Bukanlah Sebuah Tugas Sekolah
Banyak bisnis gagal walaupun sudah menulis perencanaan dengan begitu bagusnya, lengkap dengan proyeksi yang optimis. Sebuah perencanaan bisnis bukanlah tugas makalah dari sekolah. Ya, agar orang mau membaca rcncana Anda, rcncana itu haruss memiliki penampilan, format, tata letak, dan tata bahasa yang sempurna.  Sayangnya, di dunia nyata, mendapatkan nilai “A” untuk penampilan tetapi lupa memberikan penekanan pada pemikiran dan inti dari sebuah perencanaan sering kali menghasilkan nilai “F” di area yang paling penting—sebuah bisnis dengan arus kas berlimpah yang memenuhi suatu sasaran yang lebih tinggi daripada uang.
jebakan #5 : Saya Mempunyai Produk Terbaik!
Dunia penuh dengan produk hebat dan kekurangan entrepreneur hebat. Yang pertama-tama diperlukan oleh bisnis yang sukses adalah orang-orang yang hebat, yang kedua adalah sistem yang hebat, dan yang ketiga adalah produk yang hebat. Bayangkanlah perusahaan-perusahaan seperti Microsoft (Bill Gates), Dell Computer (Michael Dell), dan McDonald’s (Ray Kroc). Kesuksesan mereka adalah hasil dari gairah kewirausahaan mereka dan keunikan sistem bisnis yang mereka ciptakan. Dalam banyak kasus, perusahaan yang sangat sukses mempunyai produk berkualitas tinggi, tetapi bukan yang terbaik di pasar. Mereka mencapai pertumbuhan seperti itu karena mereka mempunyai 0rang-0rang yang luar biasa serta sistem bisnis dengan kelebihan-kelebihan yang unik dan tahan lama.
Ingat!
  • Sebuah produk yang bagus tidak menyebabkan kesuksesan suatu bisnis. Orang-orang hebatlah yang membuat sebuah bisnis sukses.
  • Yang menjadi masalah dengan menjadi seorang pemain tunggal adalah Anda seorang diri melawan sebuah tim.
  • Jika Anda adalah orang terpintar dalam tim Anda, berarti tim Anda bermasalah.

Melihat Kesempatan


.


Melihat Kesempatan – OK, Anda berkata, saya percaya ada banyak kesempatan itu yang dapat kita raih (manfaatkan). Tapi, di mana tepatnya kesempatan itu berada? Bagaimana cara menemukannya?
Untuk melihat kesempatan. Anda harus membuka diri terhadap semua kesempatan yang ada di sekitar kita. Ada sebuah contoh. Perhatikan gambar di bawah. Ada berapa bujur sangkar di sana?
melihat kesempatan
Sekarang, hitung kembali jumlah bujur sangkar itu. Masihkah Anda yakin dengan jawaban Anda, dengan apa yang sedang Anda lihat? Ada 30 bujur sangkar. Semuanya ada di sana. Ketiga puluh bujur sangkar itu adalah:
• 1 bujur sangkar besar
• 16 bujur sangkar kecil, masing-masing terdiri atas 1 bujur sangkar
• 4 bujur sangkar, masing-masing terdiri atas 9 bujur sangkar
• 9 bujur sangkar, masing-masing terdiri atas 4 bujur sangkar
Kebanyakan orang hanya melihat 16 bujur sangkar kecil; mereka tidak menghitung—”melihat”—bujur sangkar lainnya. Jika Anda melihat ke-30-nya, bagus!—Anda kemungkinan sudah pandai melihat kesempatan. Namun, bila Anda tidak melihat k0tak-k0tak ekstra itu, mungkin inilah saatnya melatih keterampilan ”melihat” Anda. Anda lihat, sebagaimana kita mengabaikan banyak bujur sangkar dalam diagram di atas, kita juga telah mengabaikan banyak kesempatan yang “ada” di depan kita.
Masih belum yakin? :) Cobalah apa yang saya sebut sebagai “te0ri iklan baris” saya. Carilah sebuah surat kabar terbitan kota terbesar yang terdekat dengan tempat tinggal Anda. Belilah satu eksemplar surat kabar. Bukalah pada bagian iklan baris. Tahukah Anda apa yang tertulis disitu? Benar: lowongan pekerjaan. Dan pekerjaan, dan lebih banyak pekerjaan. Setiap pekerjaan yang ditawarkan, tidak peduli posisi dengan upah minimum atau dengan gaji eksekutif enam digit, merupakan kesempatan. Saya jamin Anda akan melihat lebih banyak kesempatan dalam surat kabar itu daripada kesempatan yang tersedia untuk keseluruhan populasi penduduk di kepulauan yang jauh.
Anda harus melatih pikiran, mata, dan otak Anda untuk “melihat”kesempatan di mana pun. Jadi jangan lewatkan kesempatan di depan Anda, karena kesempatan yang sama hanya datang satu kali saja. Berlatihlah untuk  melihat kesempatan yang Anda, sukses untuk Anda 8) . Semoga artikel motivasimengenai Melihat Kesempatan dapat bermanfaat untuk Anda.

Renungan untuk Kita


.

‪​1. Sisa hidup semakin pendek, yang bisa kita makan, makanlah, yang bisa kita pakai, pakailah, kalau masih bisa main, mainlah, itulah kehidupan orang di masa tua.
2. Uang bukanlah segala-galanya. Uang serba bisa, tidak ada uang tidak bisa. Jagan “mata duitan”, jaganlah terlalu hitungan dengan uang, uang tidak bisa dibawa mati, lahir tidak bawa apa-apa, mati pun sama. Orang bijaksana bisa cari uang, tapi bisa juga mempergunakan uang.
Jadilah “majikan” uang, jangan jadi “budak” uang.
3. Sehari berlalu, umur berkurang sehari, bila kita lewati hari ini dengan bahagia kita beruntung.
4. Waktu cepat berlalu, hidup itu singkat, dalam sekejap kita memasuki masa tua.
Bila membandingkan “ke atas” kita selalu merasa kurang, kalau “ke bawah” kita merasa lebih, bila kita bisa mensyukuri apa yang kita punya, kita bisa bahagia.
5. Harta kekayaan, kedudukan atau kehormatan hanyalah sementara, yang terbaik dan terpenting adalah perilaku yang baik, bisa membantu orang, tidak berbuat hal-hal yang tercela. Yang terpenting melatih diri agar selalu sehat, karena KESEHATAN adalah KEKAYAAN kita.
6. Kasih orang tua kepada anak tidak ada batasnya, kasih anak terhadap orang tua ada batasnya. Anak sakit, hati orang tua teriris. Orang tua sakit anak cuma nengok atau bertanya-tanya. Anak-anak pakai uang orang tua sudah seharusnya, tapi ortu memakai uang anak tidak bisa leluasa.
7. Rumah orang tua adalah rumah anak, rumah anak bukanlah rumah orang tua. Orang tua selalu memberi tanpa pamrih dan senang bisa memberi, kalau mengharap balasan pusing sendiri.
8. Bila sakit mengharapkan siapa? Anak-anak? Bila sakit lama, jarang ada anak yg berbakti, mengharapkan pasangan hidup? Ngurus diri sendiri saja sudah tidak bertenaga. Mengharapkan uang? Ya.. hanya dengan uang bisa bayar baby sitter.
9. Harus berolahraga tapi tidak boleh berlebihan, makan jangan terlalu diet, cukup vitamin dan makan enak.
Terlalu santai KESEPIAN, terlalu SIBUK juga pusing.

Keterbatasan Cita-cita


.


keterbatasan cita-cita
Ada dua keterbatasan cita-cita:
(1) Kecenderungan mengubah cita-cita Anda sebelum menjadi kenyataan, dan (2) Bahaya ambisi pribadi yang tidak terkendali—cita-cita yang tidak terkontrol dan tidak terarah.
Mari kita bahas satu persatu kedua point di atas,sbb.:
Cita-cita yang Bcrubah
Pernahkah Anda melihat seorang wiraniaga (salesman) yang sangat berhasil dalam usahanya? Kemudian, setelah dia masuk dalam golongan orang dengan pendapatan lebih besar, tiba-tiba dia ingin menjadi seorang manajer, atau ingin menjual produk lain, atau ingin mencoba bidang lain. Dalam proses itu, dia meniadakan atau melanggar prinsip dan praktek yang telah menjadikannya berhasil. Dengan demikian, cita-cita diganggu oleh perubahan rencana. Keawaman dalam bidang yang baru sering merusak prinsip-prinsip utama yang membuatnya berhasil.
Bisa saja seorang penyanyi menjadi terkenal di seluruh negeri dan meraih penghargaan piringan emas di bidang rekaman. Tetapi, mendadak dia memutuskan untuk menjadi bintang film. Dalam kegamangan dan kebingungan emosional selama mempelajari peran yang baru, dia malah menghancurkan dasar-dasar kematangan yang telah membuatnya sukses.
Dibawah ini ada sebuah kisah, ada seorang ahli elektronika, jenius di laboratorium, penemu yang luar biasa. Kesempatan datang kepadanya untuk mendirikan perusahaan sendiri, dia mengambil seluruh tabungannya dan mendirikan perusahaan pemasok barang-barang di bidang yang membuatnya berhasil. Nyatanya dia gagal. Ternyata, dia tidak memahami manajemen. Dia tidak paham akuntansi, juga tidak tahu bagaimana menjual dan melakukan pembelian. Hal ini membuatnya begitu frustrasi sampai-sampai dia berkeinginan untuk mengakhiri hidupnya.
Dia telah kehilangan kepercayaan diri dan hal-hal yang telah membuatnya berhasil sebelumnya. Akhirnya dia bangkrut. Sekarang dia kembali menekuni bidang teknik dan penemuan, yang merupakan keahliannya, namun pengalaman pahit yang dialaminya telah menggoreskan bekas dalam hidupnya.
Cita-cita dan Ambisi yang Tak Terkendali
Albert Camus pernah bercerita tentang seorang pemuda yang meninggalkan rumah selama 25 tahun. Dia menikah, menjadi kaya dan memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya untuk mengunjungi ibu dan saudara perempuannya.
Dia datang diam-diam tanpa pemberitahuan, dan tiba di rumah penginapan yang dikelola oleh ibu dan saudara perempuannya. Mereka sama sekali tidak mengenalinya lagi dan dengan maksud melucu dia tetap tidak menunjukkan jati diri yang sebenarnya. Saat hendak istirahat malam, dia tetap berlagak sebagai pengunjung biasa. Namun pada malam itu, ibu dan saudara perempuannya merampok pemuda tersebut, membunuhnya, dan membuang jasadnya ke kali. Ternyata, ibu dan anak perempuan itu selama bertahun-tahun memang sering membunuh tamu-tamu hotel. Bagi mereka, pemuda itu tidak ada bedanya dengan tamu yang lain. Ketika istri pemuda itu datang ke penginapan tersebut untuk mencari suaminya, dia menceritakan keadaan yang sebenarnya.
Ibu dan anak perempuannya sangat terkejut dan merasa sangat bersalah, sehingga keduanya melakukan bunuh diri. Dapatkah anda memberikan contoh yang lebih tragis akibat ambisi yang tidak terkendali? Yang dapat saya pikirkan hanyalah Hitler, Stalin, dan pemimpin-pemimpin Komunis. Lebih baik hidup sebagai orang biasa tetapi hidup layak, ketimbang diperbudak oleh ambisi yang tidak terkendali. Cita-cita adalah perlengkapan kita menuju sukses. Cita-cita adalah alat kita. Cita-cita akan menuruti segala kehendak
kita seperti budak kepada tuannya, tetapi betapa hebatnya budak dan hamba ini bila kita dapat mengendalikannya. Kunci sukses Anda hari ini adalah belajar mengendalikan cita-cita Anda. Jadikanlah dia suatu alat bantu yang mengagumkan.

Rabu, 21 November 2012

Sikap Hidup Bijaksana

Diposting oleh cathy khaterina di 04.50 0 komentar

sikap hidup bijaksana
Ada 10 Sikap Hidup Bijaksana, apa saja sikap hidup bijaksana itu?. Simak di bawah ini:
1. JANGAN KUATIR
Kekuatiran adalah penyebab aktivitas dan pikiran kita tak produktif. Berdoalah & minta pertolonganNYA diwaktu bimbang, agar kuatir kita dirubahNYA menjadi kekuatan.
2. HILANGKAN KETAKUTAN
Jangan biarkan ketakutan menghambat langkah kita. Sertakan TUHAN dalam setiap langkah & perbuatan kita, niscaya takkan ada rasa takut & kita akan dibuatnya berhasil.
3. JANGAN MENYIMPAN DENDAM
Dendam akan membawa kita kepada kehancuran!!. Berdamailah dengan siapapun.
4. SELESAIKAN SETIAP MASALAH SATU PER SATU
Hanya inilah cara menangani setiap persoalan,satu demi satu. Kalo diselesaikan dalam waktu bersamaan, akan menimbulkan masalah baru bahkan lebih rumit dari masalah sebelumnya!!
5. SEMUA MASALAH TAK PERLU DIBAWA TIDUR
Hal tersebut buruk dan sangat tidak sehat bagi kesehatan jasmani rohani kita. Biasakan tidur dgn nyaman!!. Serahkan semua masalah kita padaNYA, biarkan TUHAN yang memberi jalan keluarnya.
6. JANGAN MENCAMPURI MASALAH ATAU URUSAN ORANG LAIN
Ketahuilah…
setiap masalah pasti ada jalan keluar,
jangan merepotkan diri mencampurin urusan orang lain,
kecuali kalau mereka meminta bantuan,
baru kita bantu cari jalan keluar masalah tersebut.
7. JANGAN HIDUP DEGAN KENANGAN DI MASA LALU
Nikmati masa lalu sebagai kenangan,
namun jangan tergantung pada masa lalu.
Konsentrasilah hidupmu pada kejadian saat ini,
sebab perbuatan kita saat inilah,
yang menentukan masa depan kita!!
8.JADILAH PENDENGAR YANG BAIK
Hanya saat menjadi pendengar,
Kita mendapatkan dan belajar
ide-ide baru berbeda dari orang lain.
9. JANGAN BIARKAN FRUSTASI MERUSAK DAN MENGATUR HIDUPMU
Bangkitlah dari frustasi dan kegagalan !!
Jadikan frustasi dan kegagalan itu adalah awal yg baik untuk berhasil dan sukses dimasa mendatang.
10. HITUNG ANUGERAHNYA
Jangan pernah melupakan anugerah TUHAN yang kita terima sekecil apapun.
INGAT!!
“Berilah orang bijak nasihat, maka ia akan menjadi lebih bijak, ajarilah orang benar, maka pengetahuannya akan bertambah.”.

Bertindak Menggunakan Kesempatan

Diposting oleh cathy khaterina di 04.36 0 komentar

bertindak menggunakan kesempatan
Saya percaya bahwa kesempatan selalu datang mengetuk pintu kita. Tok, tok, tok! Itulah suara kesempatan sedang mengetuk pintu. Hal yang bagus, tentunya, namun Anda harus membuka pintu agar kesempatan dapat masuk. Percaya pada kesempatan adalah syarat utama, begitu juga dengan melihat kesempatan. Tetapi pada akhirnya, hal yang paling penting adalah bertindak ketika kesempatan itu muncul.
Itu kuncinya: Bertindak! Seorang optimistis tidak duduk berdiam diri dan berharap sesuatu akan terjadi. la bertindak.
Mari kita ambil contoh pada sebuah iklan baris di surat kabar. Ada banyak pekerjaan di mana-mana. Tetapi, tak satu pun perusahaan pemasang iklan lowongan akan tiba-tiba menelepon dan mengundang Anda untuk wawancara. Anda harus mengambil langkah pertama, bertindak. Pertama, Anda tentunya harus mengirim CV Anda entah lewat pos atau faks, atau mendatangi perusahaan bersangkutan untuk mengisi formulir aplikasi, atau menelepon mereka untuk meminta informasl lebih lanjut …. Pokoknya melakukan sesuatu. Namun, apa pun yang harus dikerjakan terlebih dahulu, hanya Anda—lah yang dapat melakukannya.
Hanya bila Anda bertindak dan mendekati kesempatanlah maka kesempatan itu mulai berpeluang untuk menjadi kenyataan. Jadi bertindakalah untuk menangkap kesempatan di depan Anda.

Kekuatan Impian

Diposting oleh cathy khaterina di 04.36 0 komentar

Kekuatan Impian

kekuatan impian
Impian adalah apa yang ingin diraih seseorang di masa depan. Hal itu merupakan sebuah gambaran besar visi, dan biasanya dapat dirangkum dalam beberapa kata atau sebuah kalimat pendek.
Saya ingin menulis novel
Saya ingin menjadi pemain bisbol profesional
Saya ingin menikah dan mempunyai dua omng anak
Saya ingin pergi ke Amerika
Segalanya berawal dari impian.
Tapi, apa yang menciptakan impian? Apa yang penting?
Berikut adalah unsur-unsur yang harus dimiliki semua impian bagus:
• Impian itu harus impian Anda. Pastikan contoh-c0nt0h Anda tidak berbunyi Ayahku ingin aku menjadi pemain bisbal profesional, atau suamiku ingin aku menikahi(nya) dan mempunyai dua anak. Anda dapat berbagi impian dengan orang lain dan mereka bisa membantu Anda mewujudkan impian itu. Namun, impian itu haruslah impian Anda sendiri.
• Impian itu harus penting bagi Anda. Impian yang lemah sama seperti api yang Iemah; keduanya memberikan panas yang lemah. Banyak orang berkata saya tidak tahu apakah ini yang benar-benar saya inginkan. Bagaimana saya bisa yakin? Anda pasti tahu bila impian Anda itu memang penting bagi Anda. Anda akan merasakannya dalam hati dan dalam diri Anda. Impian itu akan membuat Anda terjaga di malam hari dan memikirkannya. Anda mungkin merasa perlu menyingkirkannya untuk beberapa minggu, atau bahkan beberapa tahun, namun impian itu akan tetap ada dalam diri Anda. Impian yang penting tidak akan pernah mati.
• Anda harus menjaga impian itu tetap hidup, apa pun yang tarjadi.
Pada umumnya, impian adalah untuk jangka panjang. Ada yang untuk mewujudkan sebuah impian hampir sepuluh tahun. Apakah orang tersebut mempunyai keraguan selama itu? Ya. Adakah rintangan dalam langkahnya? Tentu. Tetapi, orang tersebut bertarung dengan keraguan dan rintangan tersebut sehingga dia tidak pernah kehilangan impiannya.
Apakah impian Anda? Apakah Anda memilikinya? Seharusnya begitu. Apabila Anda tidak mempunyai impian, bagaimana mungkin Anda dapat membuatnya menjadi kenyataan?
Kesempatan ada ada di mana-mana.
Namun, kesempatan itu tidak terlihat oleh orang
yang tidak tahu pasti apa yang mereka inginkan.

5 Jebakan yang Harus Dihindari

Diposting oleh cathy khaterina di 04.35 0 komentar

5 Jebakan Yang Harus diHindari dalam Menyusun Perencanaan – Menulis sebuah perencanaan bisnis yang bagus itu perlu, entah Anda memerlukan investor luar atau tidak. Proses penulisan perencanaan yang baik memaksa Anda menginvestasikan waktu dan tenaga yang cukup banyak untuk memikirkan bisnis Anda serta mengerjakan pekerjaan rumah Anda.
5 Jebakan Yang Harus diHindari dalam Menyusun Perencanaan
Ketika baru mulai menyusun perencanaan Anda, berhati—hatilah dengan sejumlah jebakan umum yang kerap dihadapi para entrepreneur baru, sbb.:
jebakan #1: Gagal Merencanakan Berarti Merencanakan Kegagalan
Perencanaan yang efektif adalah lebih dari sekadar menulis sasaran di atas secarik kertas. Perencanaan berarti bertanggung jawab secara pribadi untuk menyiapkan Anda dalam hal emosi dan praktis guna menjadi seorang pemilik bisnis. Asumsi yang tidak realistis dan perencanaan yang ditulis secara serampangan memberi kesan kurangnya persiapan kepada para investor.
jebakan #2: Persiapkan jalan Keluar Anda – Anda Ingin Sebuah Bisnis atau Sebuah Pekerjaan?
Banyak entrepreneur baru membentuk bisnis yang lebih merupakan pekerjaan mereka daripada memberikan kebebasan dan penghasilan pasif yang mereka impikan. Sebagai hasil dari perencanaan yang buruk, banyak bisnis baru yang menghasilkan sedikit uang atau bahkan tidak menghasilkan uang sama sekali, tetapi memerlukan usaha penuh dari si pemilik. jika mimpi Anda adalah untuk memperoleh baik kebebasan pribadi maupun finansial, berencanalah membangun bisnis yang jika sudah mencapai satu titik tertentu bisa berjalan sendiri dan menghasilkan uang berlebih. Ketahuilah bahwa sering kali dibutuhkan cucuran darah, keringat, dan air mata selama bertahun-tahun untuk mencapai titik itu.
jebakun #3: Banyuk Orang Baru Ingin “Melakukan dengan Cara Mereka Sendiri”
Dengan gagal mendidik diri sendiri mengenai dasar-dasar pengoperasian suatu bisnis, para entrepreneur baru gagal mengelilingi diri mereka dengan tim karyawan, penasihat, dan mentor yang dapat diandalkan. Mereka bukan pemain tim, melainkan pemain tunggal.
jebakan #4: Sebuah Perencanaan Bisnis yang Bagus Bukanlah Sebuah Tugas Sekolah
Banyak bisnis gagal walaupun sudah menulis perencanaan dengan begitu bagusnya, lengkap dengan proyeksi yang optimis. Sebuah perencanaan bisnis bukanlah tugas makalah dari sekolah. Ya, agar orang mau membaca rcncana Anda, rcncana itu haruss memiliki penampilan, format, tata letak, dan tata bahasa yang sempurna.  Sayangnya, di dunia nyata, mendapatkan nilai “A” untuk penampilan tetapi lupa memberikan penekanan pada pemikiran dan inti dari sebuah perencanaan sering kali menghasilkan nilai “F” di area yang paling penting—sebuah bisnis dengan arus kas berlimpah yang memenuhi suatu sasaran yang lebih tinggi daripada uang.
jebakan #5 : Saya Mempunyai Produk Terbaik!
Dunia penuh dengan produk hebat dan kekurangan entrepreneur hebat. Yang pertama-tama diperlukan oleh bisnis yang sukses adalah orang-orang yang hebat, yang kedua adalah sistem yang hebat, dan yang ketiga adalah produk yang hebat. Bayangkanlah perusahaan-perusahaan seperti Microsoft (Bill Gates), Dell Computer (Michael Dell), dan McDonald’s (Ray Kroc). Kesuksesan mereka adalah hasil dari gairah kewirausahaan mereka dan keunikan sistem bisnis yang mereka ciptakan. Dalam banyak kasus, perusahaan yang sangat sukses mempunyai produk berkualitas tinggi, tetapi bukan yang terbaik di pasar. Mereka mencapai pertumbuhan seperti itu karena mereka mempunyai 0rang-0rang yang luar biasa serta sistem bisnis dengan kelebihan-kelebihan yang unik dan tahan lama.
Ingat!
  • Sebuah produk yang bagus tidak menyebabkan kesuksesan suatu bisnis. Orang-orang hebatlah yang membuat sebuah bisnis sukses.
  • Yang menjadi masalah dengan menjadi seorang pemain tunggal adalah Anda seorang diri melawan sebuah tim.
  • Jika Anda adalah orang terpintar dalam tim Anda, berarti tim Anda bermasalah.

Melihat Kesempatan

Diposting oleh cathy khaterina di 04.34 0 komentar

Melihat Kesempatan – OK, Anda berkata, saya percaya ada banyak kesempatan itu yang dapat kita raih (manfaatkan). Tapi, di mana tepatnya kesempatan itu berada? Bagaimana cara menemukannya?
Untuk melihat kesempatan. Anda harus membuka diri terhadap semua kesempatan yang ada di sekitar kita. Ada sebuah contoh. Perhatikan gambar di bawah. Ada berapa bujur sangkar di sana?
melihat kesempatan
Sekarang, hitung kembali jumlah bujur sangkar itu. Masihkah Anda yakin dengan jawaban Anda, dengan apa yang sedang Anda lihat? Ada 30 bujur sangkar. Semuanya ada di sana. Ketiga puluh bujur sangkar itu adalah:
• 1 bujur sangkar besar
• 16 bujur sangkar kecil, masing-masing terdiri atas 1 bujur sangkar
• 4 bujur sangkar, masing-masing terdiri atas 9 bujur sangkar
• 9 bujur sangkar, masing-masing terdiri atas 4 bujur sangkar
Kebanyakan orang hanya melihat 16 bujur sangkar kecil; mereka tidak menghitung—”melihat”—bujur sangkar lainnya. Jika Anda melihat ke-30-nya, bagus!—Anda kemungkinan sudah pandai melihat kesempatan. Namun, bila Anda tidak melihat k0tak-k0tak ekstra itu, mungkin inilah saatnya melatih keterampilan ”melihat” Anda. Anda lihat, sebagaimana kita mengabaikan banyak bujur sangkar dalam diagram di atas, kita juga telah mengabaikan banyak kesempatan yang “ada” di depan kita.
Masih belum yakin? :) Cobalah apa yang saya sebut sebagai “te0ri iklan baris” saya. Carilah sebuah surat kabar terbitan kota terbesar yang terdekat dengan tempat tinggal Anda. Belilah satu eksemplar surat kabar. Bukalah pada bagian iklan baris. Tahukah Anda apa yang tertulis disitu? Benar: lowongan pekerjaan. Dan pekerjaan, dan lebih banyak pekerjaan. Setiap pekerjaan yang ditawarkan, tidak peduli posisi dengan upah minimum atau dengan gaji eksekutif enam digit, merupakan kesempatan. Saya jamin Anda akan melihat lebih banyak kesempatan dalam surat kabar itu daripada kesempatan yang tersedia untuk keseluruhan populasi penduduk di kepulauan yang jauh.
Anda harus melatih pikiran, mata, dan otak Anda untuk “melihat”kesempatan di mana pun. Jadi jangan lewatkan kesempatan di depan Anda, karena kesempatan yang sama hanya datang satu kali saja. Berlatihlah untuk  melihat kesempatan yang Anda, sukses untuk Anda 8) . Semoga artikel motivasimengenai Melihat Kesempatan dapat bermanfaat untuk Anda.

Renungan untuk Kita

Diposting oleh cathy khaterina di 04.31 0 komentar
‪​1. Sisa hidup semakin pendek, yang bisa kita makan, makanlah, yang bisa kita pakai, pakailah, kalau masih bisa main, mainlah, itulah kehidupan orang di masa tua.
2. Uang bukanlah segala-galanya. Uang serba bisa, tidak ada uang tidak bisa. Jagan “mata duitan”, jaganlah terlalu hitungan dengan uang, uang tidak bisa dibawa mati, lahir tidak bawa apa-apa, mati pun sama. Orang bijaksana bisa cari uang, tapi bisa juga mempergunakan uang.
Jadilah “majikan” uang, jangan jadi “budak” uang.
3. Sehari berlalu, umur berkurang sehari, bila kita lewati hari ini dengan bahagia kita beruntung.
4. Waktu cepat berlalu, hidup itu singkat, dalam sekejap kita memasuki masa tua.
Bila membandingkan “ke atas” kita selalu merasa kurang, kalau “ke bawah” kita merasa lebih, bila kita bisa mensyukuri apa yang kita punya, kita bisa bahagia.
5. Harta kekayaan, kedudukan atau kehormatan hanyalah sementara, yang terbaik dan terpenting adalah perilaku yang baik, bisa membantu orang, tidak berbuat hal-hal yang tercela. Yang terpenting melatih diri agar selalu sehat, karena KESEHATAN adalah KEKAYAAN kita.
6. Kasih orang tua kepada anak tidak ada batasnya, kasih anak terhadap orang tua ada batasnya. Anak sakit, hati orang tua teriris. Orang tua sakit anak cuma nengok atau bertanya-tanya. Anak-anak pakai uang orang tua sudah seharusnya, tapi ortu memakai uang anak tidak bisa leluasa.
7. Rumah orang tua adalah rumah anak, rumah anak bukanlah rumah orang tua. Orang tua selalu memberi tanpa pamrih dan senang bisa memberi, kalau mengharap balasan pusing sendiri.
8. Bila sakit mengharapkan siapa? Anak-anak? Bila sakit lama, jarang ada anak yg berbakti, mengharapkan pasangan hidup? Ngurus diri sendiri saja sudah tidak bertenaga. Mengharapkan uang? Ya.. hanya dengan uang bisa bayar baby sitter.
9. Harus berolahraga tapi tidak boleh berlebihan, makan jangan terlalu diet, cukup vitamin dan makan enak.
Terlalu santai KESEPIAN, terlalu SIBUK juga pusing.

Keterbatasan Cita-cita

Diposting oleh cathy khaterina di 04.30 0 komentar

keterbatasan cita-cita
Ada dua keterbatasan cita-cita:
(1) Kecenderungan mengubah cita-cita Anda sebelum menjadi kenyataan, dan (2) Bahaya ambisi pribadi yang tidak terkendali—cita-cita yang tidak terkontrol dan tidak terarah.
Mari kita bahas satu persatu kedua point di atas,sbb.:
Cita-cita yang Bcrubah
Pernahkah Anda melihat seorang wiraniaga (salesman) yang sangat berhasil dalam usahanya? Kemudian, setelah dia masuk dalam golongan orang dengan pendapatan lebih besar, tiba-tiba dia ingin menjadi seorang manajer, atau ingin menjual produk lain, atau ingin mencoba bidang lain. Dalam proses itu, dia meniadakan atau melanggar prinsip dan praktek yang telah menjadikannya berhasil. Dengan demikian, cita-cita diganggu oleh perubahan rencana. Keawaman dalam bidang yang baru sering merusak prinsip-prinsip utama yang membuatnya berhasil.
Bisa saja seorang penyanyi menjadi terkenal di seluruh negeri dan meraih penghargaan piringan emas di bidang rekaman. Tetapi, mendadak dia memutuskan untuk menjadi bintang film. Dalam kegamangan dan kebingungan emosional selama mempelajari peran yang baru, dia malah menghancurkan dasar-dasar kematangan yang telah membuatnya sukses.
Dibawah ini ada sebuah kisah, ada seorang ahli elektronika, jenius di laboratorium, penemu yang luar biasa. Kesempatan datang kepadanya untuk mendirikan perusahaan sendiri, dia mengambil seluruh tabungannya dan mendirikan perusahaan pemasok barang-barang di bidang yang membuatnya berhasil. Nyatanya dia gagal. Ternyata, dia tidak memahami manajemen. Dia tidak paham akuntansi, juga tidak tahu bagaimana menjual dan melakukan pembelian. Hal ini membuatnya begitu frustrasi sampai-sampai dia berkeinginan untuk mengakhiri hidupnya.
Dia telah kehilangan kepercayaan diri dan hal-hal yang telah membuatnya berhasil sebelumnya. Akhirnya dia bangkrut. Sekarang dia kembali menekuni bidang teknik dan penemuan, yang merupakan keahliannya, namun pengalaman pahit yang dialaminya telah menggoreskan bekas dalam hidupnya.
Cita-cita dan Ambisi yang Tak Terkendali
Albert Camus pernah bercerita tentang seorang pemuda yang meninggalkan rumah selama 25 tahun. Dia menikah, menjadi kaya dan memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya untuk mengunjungi ibu dan saudara perempuannya.
Dia datang diam-diam tanpa pemberitahuan, dan tiba di rumah penginapan yang dikelola oleh ibu dan saudara perempuannya. Mereka sama sekali tidak mengenalinya lagi dan dengan maksud melucu dia tetap tidak menunjukkan jati diri yang sebenarnya. Saat hendak istirahat malam, dia tetap berlagak sebagai pengunjung biasa. Namun pada malam itu, ibu dan saudara perempuannya merampok pemuda tersebut, membunuhnya, dan membuang jasadnya ke kali. Ternyata, ibu dan anak perempuan itu selama bertahun-tahun memang sering membunuh tamu-tamu hotel. Bagi mereka, pemuda itu tidak ada bedanya dengan tamu yang lain. Ketika istri pemuda itu datang ke penginapan tersebut untuk mencari suaminya, dia menceritakan keadaan yang sebenarnya.
Ibu dan anak perempuannya sangat terkejut dan merasa sangat bersalah, sehingga keduanya melakukan bunuh diri. Dapatkah anda memberikan contoh yang lebih tragis akibat ambisi yang tidak terkendali? Yang dapat saya pikirkan hanyalah Hitler, Stalin, dan pemimpin-pemimpin Komunis. Lebih baik hidup sebagai orang biasa tetapi hidup layak, ketimbang diperbudak oleh ambisi yang tidak terkendali. Cita-cita adalah perlengkapan kita menuju sukses. Cita-cita adalah alat kita. Cita-cita akan menuruti segala kehendak
kita seperti budak kepada tuannya, tetapi betapa hebatnya budak dan hamba ini bila kita dapat mengendalikannya. Kunci sukses Anda hari ini adalah belajar mengendalikan cita-cita Anda. Jadikanlah dia suatu alat bantu yang mengagumkan.